Jumat, 07 Oktober 2011

Cara lengkap instalasi windows xp sp2

Thu 2008 at 3:03 am by Yustian M
Beberapa dari teman aku, yang dapat menggunakan Sistem Operasi Windows bagaimana dengan menginstal Windows disistem komputer mereka sendiri. Mungkin bagi sebagian orang hal ini sangat mudah tetapi bagi para pengguna awam ini sangatlah sulit karena faktor kebiasaan menginstal komputernya yang kurang. Artikel ini aku pada siapa saja yang ingin belajar cara menginstal komputernya sendiri dengan benar tanpa takut melakukan kesalahan karena tutorial ini aku sertakan dengan gambar-gambar yang sangat mudah dimengerti.
Spesifikasi minimum hardware yang dibutuhkan:
  • Prosesor Pentium 1.5 Ghz/AMD yang setara
  • CDROM/DVDROM drive
  • RAM 128 MB
  1. Sebelumnya kamu membutuhkan CD master Windows XP terlebih dahulu kemudian masukan di CDROM/DVDROM kamu. Lalu restart komputer kamu, kemudian nampak tampilan seperti gambar lalu tekan tombol Delete pada keybord agar kamu dapat masuk di BIOS(Basic Input Output System) komputer. Pada beberapa jenis Mainboard harus menekan tombol F2 pada keyboard. Kamu dapat melihatnya pada perintah Press DEL to run Setup.
http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/boot0-300x161.png
  1. Lalu kamu akan berada dalam BIOS kemudian pilih Boot pada menu dan pilih item Boot Device Priority seperti pada gambar.
http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/boot1-300x188.png
  1. Setelah itu Kamu merubah [CDROM] pada posisi 1st Boot Device untuk boot melalui CDROM dengan menggunakan tombol +- di keyboard.Lalu tekan F10 untuk menyimpan konfigurasi kamu.
http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/boot2-300x187.png
  1. Restart komputer tunggu hingga muncul tulisan seperti pada gambar lalu tekan sembarang tombol dengan cepat.
  2. Setelah pada tampilan berikut tekan Enter untuk lanjut pada proses instal atau R untuk melakukan reparasi Windows di Recovery Consule atau F3 untuk mengakhiri proses instal.
  3. Lanjut pada Lisencing Agreement tekan F8 untuk lanjut dan ESC untuk batalkan proses.
http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp2-300x215.png
  1. Pada gambar posisi partisi belum terisi oleh sistem windows.Tekan C untuk membuat partisi baru pada harddisk dan Enter untuk menginstal.
http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp3-300x187.png
  1. Lalu masukan berapa besar kapasitas partisi yang ingin kamu buat dalam satuan megabytes(MB) dan tekan Enter untuk membuat partisinya seperti terlihat pada gambar.
    http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp4-300x222.png
  2. Kemudian tekan Enter untuk melakukan proses instal atau Delete untuk menghapus partisi.
http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp5-300x186.png
  1. Dan pilih NTFS file system (Quick) atau FAT file system (Quick) lalu tekan Enter.
http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp6-300x236.png
  1. Bila proses instalasi langkah 1 → 10 benar maka akan tampil seperti gambar.
http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp9-300x230.png
  1. Setelah itu kamu sampai pada layar berikut Click Next.
http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp11-300x214.png
  1. Lalu isikan dengan Nama dan Organisasi Kamu kemudian tekan Next.
http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp12-300x214.png
  1. Disini Kamu akan mengisikan Produk Key atau Serial Number dari type windows Kamu tekan Next lagi.
http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp13-300x214.png
  1. Isikan nama komputer dan password untuk mengaksesnya lalu tekan Next.
http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp14-300x214.png
  1. Set Time Zone pada posisi (GMT+80:00) klik Next.
http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp15-300x214.png
  1. Typical settings: Pada option ini settingan jaringan akan dibuat default windows dan Custom settings: Untuk mensetting jaringan kamu secara manual lalu klik Next.
http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp16-300x214.png
  1. Bila Kamu terhubung kejaringan local dengan domain pilih option Yes, lalu isi dengan nama DOMAIN yang sama dengan DOMAIN jaringan Kamu dan sebaliknya jika tidak terhubung kejaringan atau terhubung tapi tanpa DOMAIN pilih option No, sekali lagi tekan Next.
http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp17-300x214.png
  1. Selanjutnya Kamutinggal mengklik Ok,Next,Skip dan Finish juga diminta mengisikan nama kamu. hingga Kamu berada pada tampilan Dekstop Windows seperti ini. Sekarang Kamu tinggal menginstal driver hardware CPU Kamu.
http://yustian.web.id/wp-content/uploads/2008/11/insxp18-300x225.jpg
Popularity: 100% [?]

GEJALA KERUSAKAN PADA KOMPUTER


Gejala Kerusakan : Saat pertama anda menjalankan komputer ada beberapa proses seperti P.O.S.T (Power On Self Test) yaitu loading konfigurasi Bios untuk mengecek keberadaan Konfigurasi Hardware, kemudian proses Booting. Jika pada saat proses booting tidak ditemukan booting system, akan ada beberapa keterangan yang menyatakan gagalnya pencarian system booting, seperti : Invalid system error, Insert disk system, Load OS error, atau hanya kursor yang berkedip-kedip di ujung sebelah kiri atas monitor.

Penyebab : File System Bootable yaitu COMMAND.COM tidak ditemukan di MBR (Master Boot Record) biasanya terhapus atau rusak.

Solusi Untuk Windows 9X : Anda Harus mempunyai Disk StartUp / Bootable. Bisa didapat dengan cara membuatnya di Windows dari komputer yang masih normal (Control Panel ???? Add New Programs ???? Start UpDisk). Atau dengan menggunakan CD Master Instaler Windows 95 / Windows 98 versi bootable. (Pastikan disk startup tersebut sama versinya dengan system yang anda gunakan). Jika menggunakan Disk StartUp, Booting melalui Floppy Disk. Sedangkan jika menggunakan CD, booting dari CD ROM. Untuk mengatur system booting, apakah yang pertama booting dari Floppy dulu atau dari CD ROM dulu atau dari Harddisk dulu? Bisa anda lihat di Setup BIOS. (Masalah Bios ini sudah kita bahas sebelumnya).

Kemudian ketik : SYS C: lalu tekan ENTER.
Akan muncul tulisan “System transferred”. Artinya proses copy system berhasil.
Kemudian ketik perintah : A>Fdisk /mbr lalu tekan ENTER. Perintah tersebut berfungsi untuk
mempartisi kembali Master boot record yang rusak. Selanjutnya anda tinggal melakukan booting ulang dengan cara menekan tombol reset atau menekan tombol keyboard (Ctrl+Alt+Del) secara bersamaan. Dan Windows pun akan normal kembali. Tapi jika yang muncul hanya prompt C:> berarti anda hanya tinggal menginstall windows, dan tak perlu menginstall keseluruhan programnya.

Solusi Untuk Windows XP : Booting dari CDROM dengan menggunakan CD Master Windows XP, anda hanya tinggal melakukan install windows, dan pilih menu Repair. Prosesnya sama seperti install ulang. (Tapi anda tidak perlu menginstal keseluruhan aplikasi/ program yang lainnya, karena bila menggunakan pilihan Repair hanya system yang rusaknya saja yang diperbaiki).

Flashdisk anda Rusak..???

Flashdisk anda Rusak..???
Gampang, gunakan tips berikut untuk memperbaikinya.
Tahapan untuk melakukan Repair Flashdisk ada 3, yaitu :
1. Step Flashdisk Reproduction
2. Step Flashdisk Low Level Format
3. Step Flashdisk High Level Format
Berikut ini Step by Step Repair Flashdisk secara lengkap :
1. Step FlashDisk Reproduction
Masukkan Flashdisk ke USB Port PC anda.
Jalankan Aplikasi / Tools Port Free Production 3.7
Lalu masuk ke menu “Option” , pada menu tab “Strings” anda setting seperti
contoh.
Selanjutnya pada menu tab “Flash Test” aktifkan pilihan “Reproduction” , lalu klik
“OK”.
Setelah itu klik menu “RUN” hingga muncul proses sampai selesai .
Lalu muncul tampilan seperti Gambar 1.5, maka anda bisa cabut flashdisk anda.
Sampai disini Proses Reproduction sudah selesai, langkah selanjutnya adalah proses Low Level
Format.
2. Step FlashDisk Low Level Format
Masukkan Flashdisk ke USB Port PC anda dan lihat status program .
Lalu masuk ke menu “Option” , pada menu tab “Strings” tidak perlu diubah.
Selanjutnya pada menu tab “Flash Test” aktifkan pilihan “Low Level Format” , lalu
klik “OK”.
Setelah itu klik menu “RUN” hingga muncul proses sampai selesai
Jika sudah muncul tampilan seperti maka anda bisa cabut flashdisk anda.
Sampai disini Proses Low Level Format sudah selesai dan program Port Free bisa di Close.
Langkah selanjutnya adalah proses High Level Format.
3. Step FlashDisk High Level Format
Masukkan Flashdisk ke USB Port PC anda dan lihat status program ( Gambar 3.1 ).
Anda bisa lakukan Format dari Windows Explorer ataupun dari menu Disk Management ( “My
Computer” klik kanan lalu pilih “Manage”, selanjutnya klik “Disk Management”).
Dari menu Disk Management ini, klik kanan Flashdisk anda lalu pilih “Format” ( Gambar 3.2 ).
Setelah Finish proses format hingga 100% maka anda bisa Close Computer Management ini.
Selanjutnya jika proses berjalan lancar dan tidak ada error maka anda bisa Testing dengan
mencopy file ke flashdisk tersebut ( Gambar 3.3 ).
Sampai disini Proses High Level Format sudah selesai… Dan sampai ketemu lagi pada Tips dan
Trik yang lain… Satu pesan saya “Baca, baca dan baca + Try, try ‘n try…

Trojan Remover

Dengan Trojan Remover  ini kita dapat mendeteksi berbagai macam jenis Trojan Horses, Worms, Adware, Spyware yang sudah bersarang di komputer kita. Dan ketika Antivirus kita tidak dapat/belum mampu mendeteksi adanya virus tersebut, mungkin dengan Trojan Remover ini kita akan cukup terbantu. Karna Trojan Remover  ini merupakan salah satu antivirus spesialis pemburu trojan dan sejenisnya. Ukurannya pun terbilang cukup kecil, dan tidak lebih dari 15MB. Namun untuk pendeteksiannya cukup di perhitungkan. Sekali trojan terdeteksi dengan Trojan Remover  ini, maka langkah awal yang akan dilakukan adalah menonaktifkan / menghapus virus tersebut tanpa harus  mengedit file sistem atau registry secara manual. Program ini juga menghapus beberapa sistem tambahan  modifikasi dari virus trojan yang diabaikan oleh beberapa antivirus standar dan scanner trojan.

Arti Android beserta fasilitas yang ada didalamnya

Google AndroidSekarang ini handphone Android mulai populer di dunia dan menjadi saingan serius dari vendor handphone (perusahaan) yang sudah ada sebelumnya seperti Nokia, Blackberry dan iPhone.
Tapi bila anda menanyakan ke orang Indonesia kebanyakan “Apa itu Android ?” Kebanyakan orang tidak akan tahu apa itu Android, dan meskipun ada yang tahu pasti hanya untuk orang tertentu yang geek / update dalam teknologi.
Ini disebabkan karena masyarakat Indonesia hanya mengenal 3 merek handphone yaitu Blackberry, Nokia, dan merek lainnya :)
Ada beberapa hal yang membuat Android sulit (belum) diterima oleh pasar Indonesia, antara lain:
Kebanyakan handphone Android menggunakan input touchscreen yang kurang populer di Indonesia, Android membutuhkan koneksi internet yang sangat cepat untuk memaksimalkan kegunaannya padahal Internet dari Operator selular Indonesia kurang dapat diandalkan, dan yang terakhir anggapan bahwa Android sulit untuk dioperasikan (dipakai) dibandingkan dengan hanpdhone macam Nokia atau Blackberry.
Apa itu Android
Android adalah sistem operasi yang digunakan di smartphone dan juga tablet PC. Fungsinya sama seperti sistem operasi Symbian di Nokia, iOS di Apple dan BlackBerry OS.
Android tidak terikat ke satu merek Handphone saja, beberapa vendor terkenal yang sudah memakai Android antara lain Samsung , Sony Ericsson, HTC, Nexus, Motorolla, dan lain-lain.
Android pertama kali dikembangkan oleh perusahaan bernama Android Inc., dan pada tahun 2005 di akuisisi oleh raksasa Internet Google. Android dibuat dengan basis kernel Linux yang telah dimodifikasi, dan untuk setiap release-nya diberi kode nama berdasarkan nama hidangan makanan.
Keunggulan utama Android adalah gratis dan open source, yang membuat smartphone Android dijual lebih murah dibandingkan dengan Blackberry atau iPhone meski fitur (hardware) yang ditawarkan Android lebih baik.
Beberapa fitur utama dari Android antara lain WiFi hotspot, Multi-touch, Multitasking, GPS, accelerometers, support java, mendukung banyak jaringan (GSM/EDGE, IDEN, CDMA, EV-DO, UMTS, Bluetooth, Wi-Fi, LTE, and WiMAX) dan juga kemampuan dasar handphone pada umumnya.
Versi Android yang beredar saat ini
Eclair (2.0 / 2.1)
Versi Android awal yang mulai dipakai oleh banyak smartphone, fitur utama Eclair yaitu perubahan total struktur dan tampilan user interface dan merupakan versi Android yang pertama kali mendukung format HTML5.
HTC EVO menjalankan Eclair 2.1
Froyo (2.2)
Android 2.2 dirilis dengan 20 fitur baru, antara lain peningkatan kecepatan, fitur Wi-Fi hotspot tethering dan dukungan terhadap Adobe Flash.
Gingerbread (2.3)
Perubahan utama di versi 2.3 ini termasuk update UI, peningkatan fitur soft keyboard & copy/paste, power management, dan support Near Field Communication.
Ice Cream Sandwich (2.4 atau 4.0)
Diumumkan secara resmi pada 10 Mei 2011 di ajang Google I/O Developer Conference (San Francisco), pihak Google mengklaim “Android Ice Cream Sandwich” akan dapat digunakan baik di smartphone ataupun tablet.
Honeycomb (3.0)
Merupakan versi Android yang ditujukan untuk gadget / device dengan layar besar seperti Tablet PC; Fitur baru Honeycomb yaitu dukungan terhadap prosessor multicore dan grafis dengan hardware acceleration.
Tablet pertama yang memakai Honeycomb adalah tablet Motorola Xoom yang dirilis bulan Februari 2011.
Layar utama Honeycom di Xoom
Google memutuskan untuk menutup sementara ke akses source code Honeycomb, hal ini dilakukan untuk mencegah perusahaan pembuat handphone menginstall Honeycomb pada smartphone.
Karena pada versi Android sebelumnya banyak perusahaan yang menggunakan Android ke dalam tablet PC yang menyebabkan pengalaman buruk penggunanya dan mengesankan citra Android tidak bagus.
Platform
API Level
Distribution
Android 3.0 (Honeycomb)
11
0.3%
Android 2.3.3 (Gingerbread)
10
1.0%
Android 2.3 (Gingerbread)
9
0.7%
Android 2.2 (Froyo)
8
61.3%
Android 2.1 (Eclair)
7
29.0%
Android 1.6 (Donut)
4
4.8%
Android 1.5 (Cupcake)
3
3.0%
Data distribusi versi Android yang beredar di dunia sampai 15 Maret 2011
Applikasi Android
Android memiliki basis developer yang besar untuk pengembangan applikasi, yang membuat fungsi Android menjadi lebih luas dan beragam. Android Market merupakan tempat applikasi Android didownload baik gratis ataupun berbayar yang dikelola oleh Google.
Android Apps di smartphone
Artikel Terkait

Baru-baru ini muncul isu Google akan mengeluarkan Operating System guna menyaingi Windows, Apple dan pesaing-pesaingnya
OS buatan raksasa internet ini diberi nama Google Android. Apakah Anda masih penasaran apa itu Android? Mengutip situs wikipedia:
Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android juga menyediakan platform terbuka bagi para pengembang guna menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak.
Awalnya, Google membeli Android, pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.
Google sendiri ternyata mempunyai alasan cukup kuat untuk melirik pangsa ini, karena perkembangan teknologi telepon seluler sewasa ini sudah bukan merupakan evolusi lagi, melainkan sebuah revolusi. Babak baru dalam dunia telekomunikasi nirkabel ini terus bergulir dengan cepat.
Jika sekarang seseorang mempunyai PC di rumah, dan notebook untuk ke kantor atau kuliah, serta berkomunikasi melalui telepon seluler. Maka pergerakkan yang kemudian terjadi sekarang adalah, orang mulai berpikir bagaimana menyatukan semuanya dalam satu genggaman.
Sebenarnya hal tersebut telah mulai dipenuhi dengan munculnya PDA/smartphone, di mana seseorang dapat merangkum semua kebutuhan komputasinya dalam satu genggaman. Dan perkembangan inilah yang membuat Google berambisi untuk menguasai pangsa ini. Bila Anda ingin mengikuti perkembangannya, kunjungi langsung androinica.com.